YOGYAKARTA-SENIN WAGE | Tujuh hari penerapan PPKM Darurat berjalan, petugas operasi gabungan dari TNI, Polda DIY dan Satpol PP menindak pelaku usaha yang membandel saat penerapan PPKM Darurat.
Pelaku usaha tersebut berupa delapan tempat salon dan spa yang melanggar Instruksi Gubernur no 1 tahun 2021, Minggu (11 Juli 2021).
Akibat melanggar, kedelapan tempat usaha tersebut ditutup dan dilakukan penyegelan.
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto kepada pewarta menyampaikan di tengah masa PPKM Darurat saat ini kita lakukan tindakan tegas kepada pelaku usaha yang masih melanggar.
“Bagi pelaku usaha yang melanggar, telah kita lakukan penyegelan dengan memasang garing polisi dan papan keterangan,” ucapnya saat di ruang kerjanya, Senin (12/7/2021).
Dirinya menjelaskan, Pemerintah telah berupaya menyeimbangkan antara penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Namun jika dari kebijakan tersebut masih ada yang melanggar maka akan dikenakan sanksi tegas.
“Sanksi tegas akan diberikan bagi pelaku usaha yang melanggar,” tegasnya mengakhiri. (Red)
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…