Besaran saweran dalam pesta politik di Gunungkidul 23/09/2020 mendatang, tentu akan menjadi salah satu penentu siapa yang akan menjadi ‘pemenang semu’ di entitas politik Gunungkidul.
Orang kaya baru yang datang ke daerah dan mencalonkan diri sebagai kepala Daerah patut menepuk dada karena sudah yakin akan menjadi pemenang dan pemimpin sekalipun tidak berasal dari pemimpin inovatif dan pemuka masyarakat (Opinion Leader Inovatif).
Pemuka masyarakat yang sudah teruji akan kandas bahkan tersingkir dari pergulatan politik lokal.
Problematika yang akan menyertai di era kepemimpinan mereka adalah dalam mengeksekusi program dan permasalahan rakyat.
Rupanya, rakyat bakal menerima perlakuan PHP ( Pemberian Harapan Palsu). Rakyat akan menerima kenyataan getir, bahkan pahit.
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…