WONOSARI – Senin Legi | Situasinya sederhana tetapi benar-benar absurd. Sebagian besar masyarakat tempat saya bermukim adalah pemabuk. Saya tidak berdaya untuk menasehati mereka.
Langkah cepat yang paling memungkinkan adalah memanggil kedua anak saya masuk rumah. Saya menasehati, agar mereka tidak mengikuti jalan yang dimurkai Allah SWT.
VIDEO TERKAIT :
Perintah yang saya ikuti adalah surat Al-‘Asr: Demi masa. Sungguh manusia itu dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, serta saling menasehati untuk kebenaran, dan saling menasehati untuk kesabaran.
Saya tegaskan kepada kedua anak saya, bahwa minum alkohol itu salah, karena itu bukan ajaran Al- Quran.
Pertanyaan saya sangat sederhana: benarkah tetangga saya memiliki hak untuk tersinggung dengan ucapan saya?
Ini catatan saya tentang serangan yang kurang fair terhadap pengajian di dalam sebuah masjid oleh Ustadz Abdul Somad. (red)
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…