OPINI

SAYA HIDUP PADA ZAMAN JAHILIYAH ILMIAH

WONOSARI – Senin Legi | Situasinya sederhana  tetapi benar-benar absurd. Sebagian besar masyarakat tempat saya bermukim adalah pemabuk. Saya tidak berdaya untuk menasehati mereka.

Langkah cepat yang paling memungkinkan adalah memanggil kedua anak saya masuk rumah. Saya menasehati, agar mereka tidak mengikuti jalan yang dimurkai Allah SWT.

VIDEO TERKAIT : 

Perintah yang saya ikuti adalah surat Al-‘Asr: Demi masa. Sungguh manusia itu dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan  kebajikan, serta saling menasehati untuk kebenaran, dan saling menasehati untuk kesabaran.

Saya tegaskan kepada kedua anak saya, bahwa minum alkohol itu salah, karena itu bukan ajaran Al- Quran.

Pertanyaan saya sangat sederhana: benarkah tetangga saya memiliki hak untuk tersinggung dengan ucapan saya?

Ini catatan saya tentang serangan yang kurang  fair terhadap pengajian di dalam sebuah masjid oleh Ustadz Abdul Somad. (red)

infogunungkidul

Recent Posts

Ribuan Mahasiswa Baru UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Pembukaan PKKBN

YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…

2 hari ago

Siapkan SDM Berdaya Saing Global, Tim Admisi UNY Sosialisasikan Program IUP

YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…

3 hari ago

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

1 minggu ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

2 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

2 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

2 minggu ago