WONOSARI – Senin Legi | Situasinya sederhana tetapi benar-benar absurd. Sebagian besar masyarakat tempat saya bermukim adalah pemabuk. Saya tidak berdaya untuk menasehati mereka.
Langkah cepat yang paling memungkinkan adalah memanggil kedua anak saya masuk rumah. Saya menasehati, agar mereka tidak mengikuti jalan yang dimurkai Allah SWT.
VIDEO TERKAIT :
Perintah yang saya ikuti adalah surat Al-‘Asr: Demi masa. Sungguh manusia itu dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, serta saling menasehati untuk kebenaran, dan saling menasehati untuk kesabaran.
Saya tegaskan kepada kedua anak saya, bahwa minum alkohol itu salah, karena itu bukan ajaran Al- Quran.
Pertanyaan saya sangat sederhana: benarkah tetangga saya memiliki hak untuk tersinggung dengan ucapan saya?
Ini catatan saya tentang serangan yang kurang fair terhadap pengajian di dalam sebuah masjid oleh Ustadz Abdul Somad. (red)
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…