SAYA HIDUP PADA ZAMAN JAHILIYAH ILMIAH

161

WONOSARI – Senin Legi | Situasinya sederhana  tetapi benar-benar absurd. Sebagian besar masyarakat tempat saya bermukim adalah pemabuk. Saya tidak berdaya untuk menasehati mereka.

Langkah cepat yang paling memungkinkan adalah memanggil kedua anak saya masuk rumah. Saya menasehati, agar mereka tidak mengikuti jalan yang dimurkai Allah SWT.

VIDEO TERKAIT : 

Perintah yang saya ikuti adalah surat Al-‘Asr: Demi masa. Sungguh manusia itu dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan  kebajikan, serta saling menasehati untuk kebenaran, dan saling menasehati untuk kesabaran.

Saya tegaskan kepada kedua anak saya, bahwa minum alkohol itu salah, karena itu bukan ajaran Al- Quran.

Pertanyaan saya sangat sederhana: benarkah tetangga saya memiliki hak untuk tersinggung dengan ucapan saya?

Ini catatan saya tentang serangan yang kurang  fair terhadap pengajian di dalam sebuah masjid oleh Ustadz Abdul Somad. (red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.