Selasar Gedung BEI Runtuh, Korban Begelimpangan

1448

JAKARTA, Selasa Wage,  – Lantai selasar atau mezzanine yang menghadap ke lobi utama, Bursa Efek Indonesia (BEI) runtuh, Senin (15/1). Pengunjung cidera ringan dan berat, dilaporkan tidak ada korba jiwa.

Dihimpun dari berbagai sumber, korban yang dievakuasi mencapai 72 (tujuh puluh dua) orang. Dipastikan, 15 (lima belas) orang dirawat di RSAL Mintoharja, 30 (tiga puluh) orang di RS MRCCC, 7 (tujuh) orang di RSPP Pertamina dan 20 (dua puluh) orang di RS Jakarta.

Hingga kini, penyebab runtuhya selasar lantai 1 Tower 2 Gedung BEI, masih dalam penyelidikan. Polisi menepis penyebab runtuhnya lantai selasar gedung bukan karena bom, meski gedung BEI, yang terdiri dari dua menara, pernah menjadi sasaran bom bunuh diri pada September 2000.

Polisi menutup lokasi pada saat para pengunjung menyelamatkan diri keluar dari gedung, termasuk para mahasiswa yang sedang mengunjungi gedung tersebut. Korban luka dievakuasi dengan menggunakan tandu.

Presiden Direktur BEI, Tito Sulistyo, mengatakan, melalui jasa asuransi, pengelola bursa akan mengganti biaya perawatan seluruh korban.

Tidak ada laporan korban tewas, kata Triana Tambunan, manager pengembangan bisnis, di Rumah Sakit MRCC Siloam, salah satu rumah sakit terdekat dari gedung Bursa Efek.

Terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap insiden ini tidak mengganggu kepercayaan investor kepada bursa Indonesia.

 

Kontributor Jakarta: Purwanto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.