Berdasarkan sidik jari jenazah juga tidak timbul identitas pasien, diduga pasien belum terdaftar E-KTP.
Firma Haning Fika, dokter Puskesmas Playen menyampaikan, dugaan awal pasien tersebut meninggal dunia disebabkan menderita dehidrasi dan infeksi.
“Dimungkinkan kelaparan dan tidak tahan dengan pengaruh cuaca,” imbuhnya.
Karena jenazah tidak diketahui asal usul keluarganya, sesuai kesepakatan Polsek Playen, Puskesmas Playen, dan Pemerintah Desa Banyusoco, jenazah akhirnya dimakamkan di TPU Padukuhan Klepu, Desa Banyusoco.
Sementara itu Kapolsek Playen AKP. Moh. Jusuf Tianotak S.Kep membenarkan adanya peristiwa tersebut. Yusuf mengatakan, beberapa hari sebelum ditemukan dengan kondisi lemas Mr. X masih tampak bersosialisasi dengan warga.
“Hari ini sekitar pukul 07.00 WIB meninggal setelah mendapatkan perawatan, pemakaman berlangsung lancar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Klepu, Desa Banyusoco,” ungkapnya. (red)
Page: 1 2
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…