Berdasarkan sidik jari jenazah juga tidak timbul identitas pasien, diduga pasien belum terdaftar E-KTP.
Firma Haning Fika, dokter Puskesmas Playen menyampaikan, dugaan awal pasien tersebut meninggal dunia disebabkan menderita dehidrasi dan infeksi.
“Dimungkinkan kelaparan dan tidak tahan dengan pengaruh cuaca,” imbuhnya.
Karena jenazah tidak diketahui asal usul keluarganya, sesuai kesepakatan Polsek Playen, Puskesmas Playen, dan Pemerintah Desa Banyusoco, jenazah akhirnya dimakamkan di TPU Padukuhan Klepu, Desa Banyusoco.
Sementara itu Kapolsek Playen AKP. Moh. Jusuf Tianotak S.Kep membenarkan adanya peristiwa tersebut. Yusuf mengatakan, beberapa hari sebelum ditemukan dengan kondisi lemas Mr. X masih tampak bersosialisasi dengan warga.
“Hari ini sekitar pukul 07.00 WIB meninggal setelah mendapatkan perawatan, pemakaman berlangsung lancar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Klepu, Desa Banyusoco,” ungkapnya. (red)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…