KESEHATAN

Sepekan Vaksinasi Dilakukan, KIPI Belum Dilaporkan Terjadi di Gunungkidul

WONOSARI-KAMIS LEGI | Vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Kabupaten Gunungkidul sudah berjalan sepekan. Prosesnya pun masih berlangsung hingga kini dengan sasaran tenaga kesehatan. Adapun salah satu hal yang dikhawatirkan masyarakat adalah reaksi yang muncul pasca menerima vaksin tersebut. Hal itu dikenal dengan istilah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan bahwa, ia memastikan sampai saat ini belum ada laporan tersebut. Sejauh ini belum ada laporan (penerima) yang ada keluhan.

“Saya mengimbau masyarakat tidak resah dan tidak langsung mempercayai rumor yang beredar,” katanya pada Kamis (04/02/2021) siang.

Dewi pun menegaskan, vaksin jenis Sinovac ini sudah melewati uji klinis dan dipastikan aman. Menurutnya, munculnya efek samping atau KIPI adalah sesuatu yang wajar terjadi. Sebab vaksin sendiri merupakan virus yang sudah dilemahkan, diinjeksikan ke dalam tubuh manusia agar antibodi bisa terbentuk.

“Tidak harus vaksin, tubuh kita pasti bereaksi terhadap apapun yang dimasukkan,” jelas Dewi.

Direktur RSUD Wonosari dr. Heru Sulistyowati juga menyebut belum menerima informasi dari penerima yang mengalami KIPI. Info itu turut diperoleh dari daerah yang sudah melakukan vaksinasi.

Berkaitan dengan jeda 14 hari antara suntikan pertama dan kedua, ia menjelaskan hal itu diperlukan untuk melihat bagaimana pengaruhnya pada tubuh.

“Perlu diingat vaksin ini adalah virus yang sudah dilemahkan,” kata Heru.

Ia juga mengatakan kekebalan belum akan langsung terbentuk meski nantinya sudah mendapat 2 suntikan vaksin. Menurutnya, perlu beberapa waktu sebelum akhirnya tubuh membentuk proteksi diri.

Namun Heru tetap berpesan agar mereka yang sudah menerima vaksin tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Terutama dalam penggunaan masker hingga menghindari kerumunan.

“Walau sudah divaksin, bukan berarti bisa terlindungi sepenuhnya. Prokes dan kesehatan diri tetap dijaga,” ujarnya. (Heri)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago