“Ada 150 tangki air bersih yang kita serahkan langsung kepada masyarakat, ” katanya.
Budi menceritakan, kegiatan ini sebenarnya spontan dilakukan dengan para alumni yang lain, setelah ia menerima permohonan bantuan air bersih dari Gunungkidul.
VIDEO TERKAIT :
“Permohonan itu sampai di Bontang, Kalimantan Timur, tempat saya tinggal,” ujarnya.
Dari situlah, Budi merasa terpanggil untuk membantu mengatasi kekeringan dalam jangka pendek yaitu dengan melakukan dropping air bersih.
“Solusi mengatasi kekeringan jangka pendek ya dengan dropping air, sementara solusi jangka panjang, sebaiknya memang melibatkan pemerintah untuk bersama mencari solusi mengatasi kekeringan,” tuturnya.
Budi mengatakan, pihaknya sengaja mengajak para alumni SMP karena kebanyakan dari mereka masih tinggal di Gunungkidul, sementara kalau alumni SMA sudah menyebar ke beberapa wilayah yang jauh dari Gunungkidul.
“Disini kita sekalian reuni,” ujar Budi.
Bertempat di halaman SMP N 1 Tepus acara baksos dropping air bersih diserahkan langsung kepada masyarakat, disaksikan Forkominca serta puluhan alumni SMP N 1 Tepus angkatan 1990. (red)






