PERISTIWA

Setahun Beroperasi Puskesmas Saptosari Belum Berizin

SAPTOSARI-JUMAT LEGI | Meski telah beroprasi hampir setahun, Puskesmas Saptosari di Dusun Jetis, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul menyisakan banyak persoalan serius.

Polemik persoalan tersebut belakangan diketahui mulai dari status alih kepemilikan tanah yang hingga kini tidak ada kejelasan hingga ijin Operasional Puskesmas belum dikantongi oleh salah satu instansi berplat merah tersebut.

Ruwetnya kondisi legalitas administrasi Puskesmas Saptosari ditengarai berlangsung sejak awal proses pengadaan tanah.

Berdasar data dan hasil investigasi infogunungkidul.com dalam dokumen proposal pengajuan anggaran sebelum Puskesmas Saptosari dibangun seperti saat ini berbunyi rehab/pembangunan bukan relokasi sebagaimana kondisi sekarang.

Ironisnya hal tersebut seolah dibiarkan bahkan dinas serta pejabat terkait terkesan tutup mata.

Sumidi, Dukuh Jetis, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari menyampaikan, sebagai pemangku wilayah tingkat Padukuhan, dirinya beberapa waktu silam diajak untuk mendampingi Jagabaya Kalurahan Jetis melihat lahan yang akan dijadikan sebagai lokasi Puskesmas.

“Yang pertama kemarin itu ada luasnya tanah tiga ribuan lebih didirikan Puskesmas dan saya juga ikut mengukur. Untuk tanah tiga ribu lebih tersebut masih kurang terus minta tambah dari warga kami yang bernama Pak Ngadiyo berdomisili di Banten kurang lebih seribu meter untuk menambah luasan tanah untuk Puskesmas,” jelas Dukuh Jetis, Sabtu, (21/10/2023) siang.

Lebih lanjut Sumidi menjelaskan, untuk kepemilikan tanah yang berlokasi di depan awal mulanya milik Sumadiyono warga Padukuhan Cekel, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari dan telah bersertifikat. Sementara tanah yang berlokasi di belakang yang merupakan tanah milik Ngadiyono belum bersertifikat.

Berdasar penggalian data dan informasi lanjutan diketahui, saat ini tanah Puskesmas Saptosari yang awal mula milik Sumadiyono berpindah kepemilikan sertifikat menjadi atas nama Umi Yunastuti yang merupakan PNS/ASN bertugas di Balai Penyuluhan KB Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul.

Saat infogunungkidul.com mendatangi tempat tugas Umi Yunastuti untuk konfirmasi, yang bersangkutan sedang tugas di lapangan sehingga hanya mendapat keterangan dari Umi via phone milik rekan kerjanya yang kala itu stay di kantor BPKB Panggang.

“Ini siapa ngeh, konfirmasi apa? Terkait itu saya hanya atas nama, cari keterangan pada Pak Wakijan Groso, Bantul,” ucap Umi singkat, Selasa, (24/10/2023) siang.

Terpisah, dalam pengembangan data lanjutan di Kantor BPN Kabupaten Gunungkidul diperoleh informasi, pihak BPN belum pernah menerima berkas pengajuan sertifikat terkait lahan yang kini ditempati Puskesmas Saptosari.

(Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

5 hari ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

6 hari ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

1 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago