PONJONG – Rabu Wage | Setelah sempat diributkan oleh warga, polemik pembangunan jaringan irigasi Dana Alokasi Khusus (DAK) pekerjaan konstruksi rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Simo oleh Bidang Sumberdaya Air dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Propinsi dan ESDM DIY siap berlanjut. Hal tersebut terjadi setelah adanya kesepakatan dengan perwakilan warga petani, Selasa, (28/05).
Sebelumnya diketahui, rencana pembangunan tersebut membuat khawatir sejumlah petani lantaran proses tanam padi yang dikerjakan petani belum mencapai masa panen. Apabila pembangunan dilaksanakan, irigasi tentu akan dimatikan total dan petani akan merugi.
Giyanto anggota Komisi Pengairan Gunungkidul berharap, proses pembangunan bisa berjalan dan petani penggarap sawah tidak merugi. Hal tersebut diperlukan titik temu kesepakatan antara pihak dinas, pelaksana serta petani.
“Dalam sosialisasi ke dua ini, kami harap ada kesepakatan yang tidak merugikan pihak dinas, pelaksana ataupun petani,” ungkapnya.
Tono Triharyono perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Propinsi dan ESDM DIY menyampaikan, pelaksana dari pembangunan jaringan irigasi dikerjakan oleh PT. Erlian Prima Group dengan masa waktu pekerjaan 150 hari kerja.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…