PATUK-KAMIS WAGE | Diduga terkikis aliran air hujan, talud pekarangan dengan lebar 25 meter dan tinggi 15 meter milik Supriyadi (43) warga Padukuhan Karang Rt31/Rw09, Kalurahan. Nglegi, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul longsor, Rabu,(07/04/2021) pukul 13.00 WIB. Meski tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut, namun longsor susulan mengancam rumah warga lain di lokasi bawah.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto menjelaskan, longsornya talut pekarangan diakibatkan curah hujan cukup lebat dan terkikis air. Selain itu kondisi talut terlalu tegak. atau kurang miring dalam proses pembangunannya.
“Talud diketahui sudah retak sekitar beberapa bulan lalu,” ungkap.Suryanto.
Lebih lanjut Suryanto menyampaikan, material longsor berupa tanah dan batu menimbun sebagian halaman belakang rumah milik Widodo (46) warga setempat serta membahayakan rumah jika terjadi longsor susulan.
Untuk antisipasi awal warga secara gotong royong menggunakan alat seadanya kerja bakti evakuasi material longsor serta membuat aliran air di sekitar lokasi. Sementara talud yang longsor oleh warga ditutup terpal.
“Atas kejadian tersebut, kerugian materil kurang lebih tiga puluh juta rupiah,” tutup Suryanto. (Agus SW)
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…