WONOSARI, Jumat Wage – Situs Sokoliman dipastikan belum bisa dipugar tahun 2017. Alasannya, proses pendataan dan kajian baru selesai bulan Desember 2017.
Anggaran Rp 1 milyar lebih yang diprogramkan tahun 2016 rencana dilaksanakan tahun 2017, gagal total.
Alasan teknis, harus ada kajian ulang dan pendataan kawasan yang akan digunakan untuk menampung benda prasejarah dari berbagai lokasi.
“Dipugar atau tidak tergantung hasil kajian yang melibatkan beberapa elemen, baik tim ahli purbakala maupun akademisi,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Agus Kamtono. (9/11).
Kendala yang lain, lanjut Agus, pemugaran situs harus menunggu surat penetapan dari Badan Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Agus Kamtono mencatat, Situs Sokoliman merupakan kawasan yang menyimpan peninggalan bersejarah paling lengkap.
Ke depan, kawasan Sokoliman menurut Agus Kamtono bakal dijadikan pusat penyelamatan artefak.
Reporter: W. Joko Narendro
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…