“Kelak setelah seluruh pekerjaan selesai, laporan itu akan kami sampaikan,” ujar Wardoyo di rumah tinggalnya di Kepuhsari, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar.
Tarik ulur seperti ini menjadi penyebab berlarutnya persoalan panen kayu HKm di Kecamatan Nglipar menjadi berkepanjangan.
Di satu sisi, ini pernyataan Basuki, Petani Nglorog menunggu hasil investigasi. Sisi lain, Wardoyo melihat, bahwa gejolak yang di Nglorog itu hanya atas nama pribadi, bukan mewakili kelompok.
Baik Basuki maupun Wardoyo sama-sama mengaku telah dipanggil Polisi untuk dimintai keterangan.
Ditemui terpisah, Slamet, S.Pd. MM mantan anggota DPRD DIY bertindak selaku Kuasa Hukum masih menunggu hasil penyelidikan polisi.
“Kami pun terus mengumpulkan dokumen terkait perkara tersebut,” ujarnya. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…