“Kelak setelah seluruh pekerjaan selesai, laporan itu akan kami sampaikan,” ujar Wardoyo di rumah tinggalnya di Kepuhsari, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar.
Tarik ulur seperti ini menjadi penyebab berlarutnya persoalan panen kayu HKm di Kecamatan Nglipar menjadi berkepanjangan.
Di satu sisi, ini pernyataan Basuki, Petani Nglorog menunggu hasil investigasi. Sisi lain, Wardoyo melihat, bahwa gejolak yang di Nglorog itu hanya atas nama pribadi, bukan mewakili kelompok.
Baik Basuki maupun Wardoyo sama-sama mengaku telah dipanggil Polisi untuk dimintai keterangan.
Ditemui terpisah, Slamet, S.Pd. MM mantan anggota DPRD DIY bertindak selaku Kuasa Hukum masih menunggu hasil penyelidikan polisi.
“Kami pun terus mengumpulkan dokumen terkait perkara tersebut,” ujarnya. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…