Soal Ketidaksesuaian Data Menjadi Sumber Ribut-Ribut Hutan Kemasyarakatan

651

NGLIPAR – Sabtu Kliwon | Panen kayu di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Kecamatan Nglipar yang dilakukan Wardoyo, selaku Ketua Kelompok HKm, sempat disomasi, bahkan dilaporkan ke Polsek setempat.

Basuki, atas nama petani anggota HKm menyeret nama Wardoyo ke Kepolisian, terkait  adanya dugaan, bahwa input data digital (jumlah batang) tidak sama dengan data manual yang ada di tangan anggota, khususnya anggota  di unit, atau Blok Padukuhan Nglorog, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar.

 

DETIK-DETIK PASCA KORBAN PANTAI SELATAN DITEMUKAN

 

“Oknum petugas berinisial (Yo) yang ditunjuk oleh Wardoyo kami tengarai meng-unggah jumlah kayu ke internet secara tidak benar,” ujar Basuki di rumah tinggalnya di Paduķuhan Nglorog, Sabtu siang (21/12/19).

Basuki menyatakan, berkali-kali Yo selaku petugas yang ditunjuk Wardoyo, melakukan entri data digital untuk memaparkan di depan 94 anggota Padukuhan Nglorog, tetapi tidak pernah bersedia melakukannya.

Ditemui di rumahnya Rt 02 Padukuhan Nglorog, Yo mengaku sebagai anak buah Wardoyo, dan bukan anggota Kelompok HKm.

“Untuk lebih jelasnya, wartawan bisa langsung bertanya kepada Ketua HKm, jangan ke saya,” tepis Yo sembari memberikan alamat Wardoyo di Padukuhan Kepuhsari, Desa Katongan, Kecamata  Nglipar, Gunungkidul.

Menanggapi permintaan Basuki, agar pengurus menggelar seluruh data di depan anggota, Wardoyo menyatakan bahwa belum tiba waktunya.

 

TAMAN BUAH MELON ORANGE DI TAMAN PATUNG SAPI




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.