WONOSARI, SABTU PAHING – Kasus kembar dampit Mesya Sahyana dan Meyka Sahyana, anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, Imam Taufik mendesak agar pemerintah mengambil langkah cepat untuk membantu mereka.
“Ini segera dilakukan bekerjasama atau berkoordinasi dengan Pemda DIY,” ungkapnya, Jumat, (28/09).
Ia menyadari penanganan kasus anak dampit, Pemkab Gunungkidul tidak bisa hanya berjalan sendiri, harus melibatkan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurut Imam, penanganan operasi pemisahan Meyka dan Meysa sebenarnya bisa menggunakan anggaran Jamkesos Pemda DIY.
“Karena menyangkut kelangsungan hidup kedua bayi, maka perhatian yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Untuk operasi pemisahan diperkirakan akan menelan anggaran cukup besar, bisa mencapai miliaran, maka perlu penanganan khusus. (Joko/ig)
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…