WONOSARI, SABTU PAHING – Kasus kembar dampit Mesya Sahyana dan Meyka Sahyana, anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, Imam Taufik mendesak agar pemerintah mengambil langkah cepat untuk membantu mereka.
“Ini segera dilakukan bekerjasama atau berkoordinasi dengan Pemda DIY,” ungkapnya, Jumat, (28/09).
Ia menyadari penanganan kasus anak dampit, Pemkab Gunungkidul tidak bisa hanya berjalan sendiri, harus melibatkan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurut Imam, penanganan operasi pemisahan Meyka dan Meysa sebenarnya bisa menggunakan anggaran Jamkesos Pemda DIY.
“Karena menyangkut kelangsungan hidup kedua bayi, maka perhatian yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Untuk operasi pemisahan diperkirakan akan menelan anggaran cukup besar, bisa mencapai miliaran, maka perlu penanganan khusus. (Joko/ig)
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…