WONOSARI, SABTU PAHING – Kasus kembar dampit Mesya Sahyana dan Meyka Sahyana, anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, Imam Taufik mendesak agar pemerintah mengambil langkah cepat untuk membantu mereka.
“Ini segera dilakukan bekerjasama atau berkoordinasi dengan Pemda DIY,” ungkapnya, Jumat, (28/09).
Ia menyadari penanganan kasus anak dampit, Pemkab Gunungkidul tidak bisa hanya berjalan sendiri, harus melibatkan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurut Imam, penanganan operasi pemisahan Meyka dan Meysa sebenarnya bisa menggunakan anggaran Jamkesos Pemda DIY.
“Karena menyangkut kelangsungan hidup kedua bayi, maka perhatian yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Untuk operasi pemisahan diperkirakan akan menelan anggaran cukup besar, bisa mencapai miliaran, maka perlu penanganan khusus. (Joko/ig)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…