WONOSARI, Sabtu Wage – Suharno, SE, Mantan ketua DPRD Gunungkidul (2014-2019) minus setahun, menyatakan luapan perasaan. Sepeninggal Suharno, Wakil rakyat yang terhormat tercatat memiliki 3 catatan yang melukai hati nurani warga Gunungkidul.
Suharno, melalui akun facebook menulis surat terbuka bertajuk “Untukmu Yang Duduk di Sana.”
“Rapat paripurna dihadiri 8 (delapan) orang, Ketua dewan berani menganggap sah, itu namanya ugal ugalan waton tutuk palu ra ngerti aturan alias cacat hukum,” tulis Politisi yang berpindah Nasdem (30/03).
BACA JUGA: Bawaslu Gunungkidul Bantah Menyepakati SE KPU DIY 062
Dan dalam sejarah, kata Suharno, hanya di Gunungkidul. Jangan menyakiti hati rakyat. Ojo ming nglencer wae kasihan rakyate. Maaf terpaksa saya sampaikan biar lebih baik. Setelah tak tinggal sungguh keterlaluan APBD Perubahan gagal, APBD murni kacau. Sekarang paripurna LKPJ hanya dihadiri 8 orang kok berani mengesahkan. Sungguh keterlaluan. Gaji dewan sudah fantastik. Belum kunkernya. Selakno waktumu sidang untuk rakyat. Aku yang di luar prihatin dengan kejadian ini. Keberanianmu luar biasa, nabrak aturan. Wahai sahabatku kalo kalian baik saran kritiku ini pasti kau terima dan berbenah, tapi kalau tidak dihatimu pasti marah.
Saudaraku yang ada di dewan, lanjut Suharno, baca tata tertibmu sebagai dewan dan kepada eksekutif jangan mengikuti arus yg kiranya tidak benar. Salam Pancasila. Red
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…