WONOSAR, Sabtu Pon – Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Festival Adat untuk lima Kabupaten satu Kota. Festival yang dilaksanakan di titik nol kota Wonosari, Gununungkidul menyuguhkan upacara Babad Dalan Ki Ageng Giring.
Aris Eko Nugroho, SP.M.Si, kepada media menjelaskan, Dinas Kebudayaan memiliki tugas memelihara budaya dengan cara melestarikan.
“Salah satu upaya pelestarian budaya itu melalui festival seperti hari ini,” ujar Aris Eko Nugroho, (30/03).
Ditanya soal anggaran, Aris Eko Nugroho bilang, tiap tahun tidak sama. Penyelenggaraan festival adat 2019, menelan anggaran Rp 450 juta. Itu bisa lebih, kata dia, karena Kota Yogyakarta di luar ini melaksanakan festival sendiri.
“Sementara sumber biaya sama, dari Danais,” imbuhnya.
BACA JUGA: Seni Panggung Trend Suguhan Lomba Desa
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…