GUNUNGKIDUL-SENIN PON | Bupati Gunungkidul melalui Saptoyo Kepala Bappeda menyatakan, bahwa penanganan RTLH tahun 2022, didanai lewat tiga sumber.
“Pertama melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), melalui Dana Keistimewaan, serta melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” ujarnya 6-6-2022.
Kepala Bappeda merinci yang melalui DAK sebabnya 30 unit X @ Rp 35 juta = Rp 1.050.000.000,00.
Berikutnya yang melalui Danais 20 unit X @ Rp 50 juta = Rp 1.000.000.000,00.
Dan yang melalui APBD Gunungkidul 400 unit X @ Rp 17,5 juta = Rp 7.000.000.000,00.
“Total bangunan 450 unit, menelan dana Rp 9.050.000.000,00, secara teknis yang melaksanakan Dinas PUPR Gunungkidul,” pungkas Kepala Bappeda atas nama Bupati.
Pelaksanaan pembangunan tersebut sudah dan sedang berjalan. Sesuai dokumen total RTLH peninggalan Bupati Badingah sebanyak 17.696 unit.
Jika per tahun rata-rata membangun RTLH 600 unit, maka capaian pembangunan 2.400 unit. Sisa di 2024 diperkirakan masih 15. 296 unit RTLH.
Ini berarti pekerjaan rumah (PR) bagi Bupati periode 2025-2030. Jika RTLH tidak diprioritaskan tahun 2030 masih ada 12.896 unit RTLH.
Dan sampai seabad Indonesia merdeka tahun 2045 pembangunan RTLH di Gunungkidul belum tentu bisa diselesaikan dengan tuntas. Diperkirakan masih ada sisa 5.696 unit.
Masyarakat berharap soal pembangunan RTLH ada terobosan dan prioritas, supaya tahun 2045 tidak lagi ada sisa.
(Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…