WONOSARI, Selasa Legi-Menjelang akhir April 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis topik aktual. Diprediksi tahun 2050 Indonesia akan menjadi negara ke empat terkuat di dunia dalam bidang ekonomi, setelah Cina, Amerika Serikat, dan India. Meski demikian, empat persoalan besar masih cukup menghantui.
“Kemiskinan, kesenjangan, rasio gini, dan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah (PR). Ke-empat PR tersebut dapat memicu gejolak sosial, politik, yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” disarikan dari: https://www.bps.go.id/news/2018
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Eko Putro Sandjojo dalam acara Sosialisasi Pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 yang diselenggarakan di Gedung BPS, Kamis (19/04) silam, mengingat empat perkara itu merupakan PR serius.
“Data Podes penting untuk mengevaluasi apakah program kita tepat sasaran atau tidak, termasuk program pengentasan kemiskinan di desa”, ujar Menteri.
Penekanan Menteri PDTT dikemukakan di depan perwakilan Kementerian/ Lembaga,UNFPA, UNDP, ABS, dan stakeholder yang kelak akan menggunakan data Podes.
Selain data Podes, BPS juga membentuk Indeks Kesulitan Geografis (IKG) yang digunakan sebagai salah satu dasar penentuan alokasi dana desa. (Redaksi)
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…