GIRISUBO – Selasa Wage | Fenomena tanah amblas terus terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Di pekarangan milik Sungkono, warga Padukuhan Kandri, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, tanah amblas berdiameter 1,5 meter terjadi pada Rabu (08/01/2020).
Kepala Desa Pucung, Estu Dwiyono mengatakan, peristiwa amblasnya tanah terjadi saat hujan lebat.
Pada awalnya, diketahui tanah amblas hanya seluas sekitar 1 meter, namun lubang dalam yang membentuk seperti ceruk tersebut ketika hujan bertambah lebar.
“Untuk diameter atas sekitar 1,5 meter, tapi untuk ceruknya sekitar 3 meteran. Kemugkinan akan terus bertambah saat terjadi hujan,” katanya Senin (13/01/2020).
Estu Dwiyono mengatakan, beberapa pihak telah memberikan bantuan dan pengecekan baik Polsek, Koramil, maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul.
“Juga telah dipasangi Police Line agar masyarakat tidak mendekat,” katanya.
Ia menambahkan, sekitar 5 Kepala Keluarga (KK) terancam dampak tanah amblas diantaranya, rumah Paijem, Pujo, Pardi, Sukim, dan Sungkono.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…