“Katakanlah tiap desa menganggarkan 10% dari Dana Desa, maka kegiatan ini akan dapat berjalan dengan baik. Kita prihatin banyak anak tidak bisa berbahasa Jawa dengan baik dan benar, ” ungkap Restu.
Sementara itu Lukas Priyo, selaku sutradara menyampaikan, pentas kali ini bertajuk Keblinger, menyadur naskah Dumeh karya Elyandara Widharta.
Dia menyampaikan, dalam cerita tersebut Seniman ingin menggambarkan kondisi dan pola kehidupan nyata masyarakat Kabupaten Gunungkidul.
“Pentas sepenuhnya digarap oleh seniman lokal Gunungkidul. Ke depan, kami akan menggandeng para pelajar, sehingga pentas teater Berbahasa Jawa dapat dikenal lebih luas,” ungkap Lukas.
Pentas di atas air Kali Oya menurut Lukas merupakan reprentasi hubungan manusia dengan sungai. Sementara gambaran masyarakat kota sudah dipentaskan Sabtu (06/07) di Gedangsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari.
Hubungan masyarakat dan gunung akan dipentaskan Rabu (10/08) di Batoer Hill, Putat, Kecamatan Patuk. (ag)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL – RABU PON, Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan…
YOGYAKARTA - RABU PON, Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku penganiayaan di Jalan Kerto Muja Muju,…