“Dulu sempat terisi air hingga setengah, tidak berlangsung lama air surut. Mungkin embung banyak yang bocor,” ungkap warga yang enggan disebut identitasnya.
Sejauh ini hasil pantauan infogunungkidul menemukan, sekitar lokasi embung tidak tertata dengan rapi. Beberapa gundukan limbah proyek berupa batu dan tanah dibiarkan tanpa penataan.
Beberapa besi cor pada dinding embung juga dibiarkan tanpa dipotong (dirapikan) sehingga dapat saja membahayakan. Pagar besi yang terpasang disepanjang lokasi embung juga asal-asalan pengerjaannya, sehingga beberapa titik las pada pagar sudah lepas, hanya ditali kawat.
Kepala Desa (Kades) Banaran, Suminto menjelaskan, pihaknya tidak tahu persis terkait pelaksanaan proyek Embung Wanagama.
Pihak desa hanya mengetahui ketika awal akan dilaksanakan proyek, sosialisasi kepada warga penggarap tanah tegalan hutan Wanagama dilakukan di aula desa.
“Kita tidak tahu persis masalah proyeknya, tetapi memang dulu pernah sosialisasi di sini, setelah itu proyek jalan sudah tidak ada komunikasi,” ungkap Suminto, Senin, (17/06) siang.
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…