“Dulu sempat terisi air hingga setengah, tidak berlangsung lama air surut. Mungkin embung banyak yang bocor,” ungkap warga yang enggan disebut identitasnya.
Sejauh ini hasil pantauan infogunungkidul menemukan, sekitar lokasi embung tidak tertata dengan rapi. Beberapa gundukan limbah proyek berupa batu dan tanah dibiarkan tanpa penataan.
Beberapa besi cor pada dinding embung juga dibiarkan tanpa dipotong (dirapikan) sehingga dapat saja membahayakan. Pagar besi yang terpasang disepanjang lokasi embung juga asal-asalan pengerjaannya, sehingga beberapa titik las pada pagar sudah lepas, hanya ditali kawat.
Kepala Desa (Kades) Banaran, Suminto menjelaskan, pihaknya tidak tahu persis terkait pelaksanaan proyek Embung Wanagama.
Pihak desa hanya mengetahui ketika awal akan dilaksanakan proyek, sosialisasi kepada warga penggarap tanah tegalan hutan Wanagama dilakukan di aula desa.
“Kita tidak tahu persis masalah proyeknya, tetapi memang dulu pernah sosialisasi di sini, setelah itu proyek jalan sudah tidak ada komunikasi,” ungkap Suminto, Senin, (17/06) siang.
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…