“Dulu sempat terisi air hingga setengah, tidak berlangsung lama air surut. Mungkin embung banyak yang bocor,” ungkap warga yang enggan disebut identitasnya.
Sejauh ini hasil pantauan infogunungkidul menemukan, sekitar lokasi embung tidak tertata dengan rapi. Beberapa gundukan limbah proyek berupa batu dan tanah dibiarkan tanpa penataan.
Beberapa besi cor pada dinding embung juga dibiarkan tanpa dipotong (dirapikan) sehingga dapat saja membahayakan. Pagar besi yang terpasang disepanjang lokasi embung juga asal-asalan pengerjaannya, sehingga beberapa titik las pada pagar sudah lepas, hanya ditali kawat.
Kepala Desa (Kades) Banaran, Suminto menjelaskan, pihaknya tidak tahu persis terkait pelaksanaan proyek Embung Wanagama.
Pihak desa hanya mengetahui ketika awal akan dilaksanakan proyek, sosialisasi kepada warga penggarap tanah tegalan hutan Wanagama dilakukan di aula desa.
“Kita tidak tahu persis masalah proyeknya, tetapi memang dulu pernah sosialisasi di sini, setelah itu proyek jalan sudah tidak ada komunikasi,” ungkap Suminto, Senin, (17/06) siang.
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…