Senada dengan Kades Banaran, Sukirman Kades Gading menjelaskan, meskipun wilayahnya secara administrasi terkena proyek, pihak desa tidak mengetahui proses pelaksanaan pembangunannya, terlebih yang dibangun berada di kawasan hutan Wanagama.
Seandainya proyek embung berhasil, Sukirman menaruh harapan agar masyarakat sekitar khususnya Desa Gading ikut terdampak secara ekonomi.
“Bila proyek berhasil tentunya dapat menjadi wisata, masyarakat sekitar bisa berjualan atau yang lain untuk peningkatan ekonomi. Saat ini proyek Embung Wanagama jadi apa tidak saya belum ke lokasi, ” ungkapnya.
Melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2018, Presiden meminta agar Kementerian PUPR menetapkan pedoman perencanaan, spesifikasi teknis, dan perhitungan standar harga satuan untuk pembangunan infrakstruktur salah satunya adalah embung, dikarenakan beberapa daerah masih terdapat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih dan irigasi pengairan.
Adanya pembangunan Embung Wanagama diharapkan akan menjadi nilai tambah bagi Kabupaten Gunungkidul terutama sektor wisata, dan pertanian. Ag
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…