Senada dengan Kades Banaran, Sukirman Kades Gading menjelaskan, meskipun wilayahnya secara administrasi terkena proyek, pihak desa tidak mengetahui proses pelaksanaan pembangunannya, terlebih yang dibangun berada di kawasan hutan Wanagama.
Seandainya proyek embung berhasil, Sukirman menaruh harapan agar masyarakat sekitar khususnya Desa Gading ikut terdampak secara ekonomi.
“Bila proyek berhasil tentunya dapat menjadi wisata, masyarakat sekitar bisa berjualan atau yang lain untuk peningkatan ekonomi. Saat ini proyek Embung Wanagama jadi apa tidak saya belum ke lokasi, ” ungkapnya.
Melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2018, Presiden meminta agar Kementerian PUPR menetapkan pedoman perencanaan, spesifikasi teknis, dan perhitungan standar harga satuan untuk pembangunan infrakstruktur salah satunya adalah embung, dikarenakan beberapa daerah masih terdapat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih dan irigasi pengairan.
Adanya pembangunan Embung Wanagama diharapkan akan menjadi nilai tambah bagi Kabupaten Gunungkidul terutama sektor wisata, dan pertanian. Ag
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…