PLAYEN – Selasa Wage | Meski telah menelan dana APBN senilai 11 miliar lebih, proyek pembangunan Embung Wanagama di Desa Banaran, Kecamatan Playen, belum dapat dirasakan manfaatnya.
Diketahui proyek Embung Wanagama dikerjakan oleh PT. Dwi Krida Sempana yang beralamat di Jl. Wirabudi 3 Blok L nomor 1, Cipinang Melayu – Jakarta Timur 13620, dengan nomor kontrak proyek 01/PPK/PPK.DSE/2018.
Pengerjaan proyek Embung Wanagama dilaksanakan mulai 30 Mei 2018 dengan waktu pelaksanaan 180 (seratus delapan puluh) hari kalender. Adapun konsultan supervisi proyek adalah PT. Ika Adya Perkasa dan PT. Tumoto Karya Konsultindo-KSO.
Proyek ini dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2018 sebesar Rp. 11.098.333.000,- (sebelas miliar sembilan puluh delapan juta tiga ratus tiga puluh tiga ribu rupiah).
Fakta lapangan menunjukan, proyek embung telah selesai dibangun, namun hasil pekerjaan proyek terkesan buruk. Bukan hanya itu, Embung Wanagama kering kerontang tanpa berisi air, geomembrane embung banyak yang mengelupas.
Salah seorang warga setempat menjelaskan, pasca musim penghujan 2019, embung sempat terisi air hingga setengah dari dinding embung, namun hanya dalam hitungan jam, air surut hingga akhirnya habis tak tersisa.
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…