PANGGANG-SELASA WAGE | Dampak kemarau panjang menyebabkan sejumlah warga di Padukuhan Temuireng, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul mengalami krisis air bersih.
Untuk bertahan hidup, warga terpaksa menjual aset yang dimiliki untuk membeli air tangki dengan harga rata-rata mencapai Rp 130.000,- hingga Rp 150.000,-.
Meski jaringan PDAM telah ada di wilayah tersebut namun instalasi pipa air belum menjangkau Padukuhan Temuireng.
Melihat keprihatinan warga ini, salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul sempat menjanjikan untuk mengusahakan agar jaringan PDAM dapat masuk dan dinikmati warga Padukuhan Temuireng.
Ironisnya, hingga saat ini belum terealisasi serta warga menganggap hal tersebut hanyalah bualan janji manis politik setiap menjelang Pemilu.
Salah satu warga Temuireng, Ar (35) menjelaskan, di tengah susahnya ekonomi warga untuk mendapatkan penghasilan hidup, saat ini warga Temuireng makin dihimpit situasi kekeringan yang dialami sejak Mei 2023 lalu.
“Untuk tiap KK rata-rata telah menghabiskan 6 sampai 10 tangki. Jelas hal ini sangat berat dirasakan warga terlebih mayoritas warga Petani dengan penghasilan pas-pasan,” jelas Ardi, Selasa (05/09/2023) siang.
Lebih lanjut Ardi menyampaikan, meski kondisi kekeringan telah berjalan hampir 5 (lima) bulan, namun bantuan droping air bersih dari pemerintah maupun pihak lain belum pernah diterima warga Temuireng.
Ardi berharap kepada pemerintah kabupaten serta pihak-pihak terkait agar serius mengentaskan PR klasik kekeringan di Kabupaten Gunungkidul khususnya di Padukuhan Temuireng.
(Agus SW)
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…