PERISTIWA

Terekam CCTV Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Ditemukan Meninggal Di Selokan

WONOSARI-SABTU KLIWON | Penemuan jasad seorang pria di selokan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, Padukuhan Jeruksari, Kalurahan, Wonosari, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul menggemparkan warga. Sosok pria berinisial AS (40) merupakan pasien IGD RSUD Wonosari dengan status rapid antigen positif dan terkonfirmasi positif Covid-19.

Dihubungi melalui sambungan Hand Phone, Direktur RSUD Wonosari, dr. Heru Sulistyowati, Sp.A menjelaskan terkait kronologi pasien tersebut.

Dijelaskan oleh Heru, bahwa pasien masuk IGD RSUD pada Jumat, (02/07/2021) sekitar pukul 16.58 WIB. Pasien atas nama AS tersebut merupakan warga Kalurahan Getas, Kapanewon Playen. Saat dirujuk ke IGD, pasien tidak menunjukkan tanda-tanda penolakan dan bersedia melakukan isolasi di RSUD Wonosari.

Pasca penemuan jasad AS, pihak Rumah Sakit melakukan pengecekan rekaman CCTV.

Pada pukul 02.00 WIB, disampaikan Heru, pasien masih terpantau berada di bad tanpa adanya keluhan yang disampaikan kepada petugas jaga.

Selanjutnya, pukul 02.52 WIB terpantau dalam rekaman CCTV, AS tengak tengok kanan kiri dan keluar dari ruang isolasi bukan melalui pintu utama melainkan naik ke tangga atas di ruang isolasi Tenaga Kesehatan (Nakes).

Meski demikian, Heru menyampikan, tidak semua yang dilakukan AS terekam sepenuhnya oleh kamera.

“Memang kalau Covid harus diisolasi dan di rumah sakit itu sudah ada petugas yang menjaga sehingga bila ada sesuatu permasalahan diharapkan menyampikan kepada petugas perawat yang jaga. Bila dari keterangan istri pasien, AS merasa bersalah karena membawa penyakit bagi keluarga dan lingkungannya, terlebih di rumah juga ada anak kecil. Namun, dari awal datang, pasien ini tidak ada penolakan dan menurut atas tindakan medis yang dilakukan oleh petugas medis,” jelas Heru Sulistyowati.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan RSUD Wonosari, yang bernama Muklis (26) warga Padukuhan Cekel, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari.

Sekitar pukul 09.30 WIB, saksi yang sedang memanasi jenset mendapati informasi adanya orang yang terjatuh di saluran air depan RSUD.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke petugas Satpam RSUD dan dilanjutkan ke Polsek Wonosari serta Koramil Wonosari.

Saat ditemukan korban masih terpasang cateter (selang), dan jenazah sudah dalam keadaan kaku diperkirakan meninggal kurang lebih 4 jam sebelumnya. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

5 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

5 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

6 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

6 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

6 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

6 hari ago