Terekam CCTV Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Ditemukan Meninggal Di Selokan

1396

WONOSARI-SABTU KLIWON | Penemuan jasad seorang pria di selokan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, Padukuhan Jeruksari, Kalurahan, Wonosari, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul menggemparkan warga. Sosok pria berinisial AS (40) merupakan pasien IGD RSUD Wonosari dengan status rapid antigen positif dan terkonfirmasi positif Covid-19.

Dihubungi melalui sambungan Hand Phone, Direktur RSUD Wonosari, dr. Heru Sulistyowati, Sp.A menjelaskan terkait kronologi pasien tersebut.

Dijelaskan oleh Heru, bahwa pasien masuk IGD RSUD pada Jumat, (02/07/2021) sekitar pukul 16.58 WIB. Pasien atas nama AS tersebut merupakan warga Kalurahan Getas, Kapanewon Playen. Saat dirujuk ke IGD, pasien tidak menunjukkan tanda-tanda penolakan dan bersedia melakukan isolasi di RSUD Wonosari.

Pasca penemuan jasad AS, pihak Rumah Sakit melakukan pengecekan rekaman CCTV.

Pada pukul 02.00 WIB, disampaikan Heru, pasien masih terpantau berada di bad tanpa adanya keluhan yang disampaikan kepada petugas jaga.

Selanjutnya, pukul 02.52 WIB terpantau dalam rekaman CCTV, AS tengak tengok kanan kiri dan keluar dari ruang isolasi bukan melalui pintu utama melainkan naik ke tangga atas di ruang isolasi Tenaga Kesehatan (Nakes).

Meski demikian, Heru menyampikan, tidak semua yang dilakukan AS terekam sepenuhnya oleh kamera.

“Memang kalau Covid harus diisolasi dan di rumah sakit itu sudah ada petugas yang menjaga sehingga bila ada sesuatu permasalahan diharapkan menyampikan kepada petugas perawat yang jaga. Bila dari keterangan istri pasien, AS merasa bersalah karena membawa penyakit bagi keluarga dan lingkungannya, terlebih di rumah juga ada anak kecil. Namun, dari awal datang, pasien ini tidak ada penolakan dan menurut atas tindakan medis yang dilakukan oleh petugas medis,” jelas Heru Sulistyowati.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan RSUD Wonosari, yang bernama Muklis (26) warga Padukuhan Cekel, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari.

Sekitar pukul 09.30 WIB, saksi yang sedang memanasi jenset mendapati informasi adanya orang yang terjatuh di saluran air depan RSUD.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke petugas Satpam RSUD dan dilanjutkan ke Polsek Wonosari serta Koramil Wonosari.

Saat ditemukan korban masih terpasang cateter (selang), dan jenazah sudah dalam keadaan kaku diperkirakan meninggal kurang lebih 4 jam sebelumnya. (Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.