HUKUM & KRIMINAL

Tertangkap Razia, Alap-Alap Spesialis Honda Beat Ditangkap Polisi

WONOSARI, Senin Pahing—Terbukti menjadi pelaku perampasan sepeda motor Honda Beat nopol AB 5043 JM milik Sumirah, warga Padukuhan Semenrejo RT/RW 03/02, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, YA alias Jeplin 18, ditangkap polisi. Meski masih belia, sepak terjang warga Desa Siraman, Wonosari ini kelewat batas bahkan menjadi spesialis alap-alap Honda Beat.

Dia ditangkap aparat Polsek Karangmojo yang menggelar razia kendaraan bermotor. Setelah diusut ternyata YA inilah pelaku perampasan Honda Beat AB 5043 JM di jembatan putus Hutan Wanagama medio Agustus 2017 silam.

Tak tanggung-tanggung, dalam beraksi Jeplin tega menganiaya Aditya Muhammad Ahsan 13, yang membawa Honda Beat atas nama ibunya dengan keling (red-besi pemukul). Tak hanya menganiaya, YA juga merampas ponsel Samsung J1 milik siswa MTs Muhammadiyah Wonosari.

Hal ini diungkapkan Kapolres Gunungkidul AKBP M Arif Sugiharto, S.IK, M.P.P yang didampingi Kasat Reskrim AKP Rudi Prabowo dalam Pers Releasenya, Senin siang (13/11).

“Tertangkap saat razia kendaraan bermotor oleh anggota Polsek Karangmojo. Saat itu tersangka ini mengendarai Yamaha Vega warna merah,” terang Kapolres.

Setelah diusut, sambung M Arif, si YA alias Jeplin ini ternyata telah malang melintang dalam dunia curas dan curanmor lintas provinsi. Terbukti dengan pengakuannya telah melakukan aksi sejenis di wilayah Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Di Ngawi, Jeplin menggasak 3 unit Honda Beat dan di Gunungkidul 1 sepeda motor.

“Jadi korban dibujuk untuk mengantarkan ke suatu tempat untuk ketemu temannya. Ternyata justru korban dan temannya dilarikan ke Hutan Wanagama, Banaran, Playen. Disanalah motor itu dirampas, HP juga dirampas. Saat korban melawan, justru dipukul dengan keling oleh pelaku ini,” papar M Arif.

Motor selanjutnya dilarikan Jeplin dan dijual ke Yogyakarta. Berdasarkan pengakuan pelaku, jual beli motor dilakukan di SPBU sebelah Terminal Giwangan Yogyakarta. Hingga saat ini sepeda motor tersebut masih dalam pelacakan Tim Buser Sat Reskrim Polres Gunungkidul. Sedangkan Samsung J1 milik Aditya Muhammad Ahsan dijual dengan cara COD (Cash On Delivery) via online.

“HPnya dibeli orang Pati, Jawa Tengah dan berhasil kita amankan. Uang hasil kejahatan sudah habis untuk bersenang-senang di Parang Kusumo,” pungkas AKBP M. Arif.

Terpisah, Eka Budi Santosa 40, orangtua Aditya Muhammad Ahsan mengaku lega pelaku perampasan motor anaknya tertangkap meski Honda Beat miliknya belum kembali.

“Jadi anak saya bersama temannya yang bernama Ilham Khoirudin menjadi korban kejahatannya. Anak saya bahkan dianiaya, maka saya meminta pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas Dukuh Semenrejo, Desa Pulutan ini. Red

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago