YOGYAKARTA, Senin Pahing – Hujan sehari semalam mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, Minggu Legi, 17 Maret 2019. Pukul 02.45 WIB dinihari, BPBD DIY melakukan update situasi. Terlaporkan dua korban meninggal, sementara penyintas (jiwa yang terselamatkan) tidak kurang dari 5.046 orang. Kabupaten Bantul terkena dampak paling parah.
Hujan ringan, demikian isi laporan BPBD DIY, pagi hari sempat berhenti. Disusul hujan lebat terjadi siang hari hingga malam.
Menurut laporan tersebut, terdeteksi udara basah dari Asia menuju wilayah Jawa. Ada puls Tropical Cyclone Savannah di Samudera Hindia 972 hPa Max 75 kts, berdampak pada terbentuknya palung tekanan udara rendah (trough) serta perlambatan angin di wilayah Jawa.
Faktor hangatnya suhu permukaan laut di Samudera Hindia selatan Jawa 28 – 30 disinyalir ikut menyumbang tersedianya uap air yang melimpah bagi pembentukan awan hujan di wilayah Jawa.
Kondisi tersebut diprakirakan menyebabkan udara hangat lembab serta labil sehingga berpotensi mengakibatkan hujan dengan intensitas ringan – sedang sepanjang hari.
BACA JUGA: Polres Gunungkidul Mancing Gratis Bersama Pengail Mania
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…