Wakil Bupati Gunungkidul Meluruskan Pandangan Mantan Lurah Banyusoco

1564

WONOSARI-SELASA KLIWON | Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Wakil Bupati Heri Susanto, S.Kom. M.Si selaku Ketua Team Penanggulangan Kemiskinan Daerah menjelaskan, pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) jelas bisa menjadi wahana untuk menekan angka kemiskinan.

Hal itu disampaikan menanggapi pandangan Sutiyono mantan lurah Banyusoco, bahwa SID disetting bukan untuk menekan angka kemiskinan.

“Kalau melihat SID hanya sekedar publikasi informasi tanpa melihat content/isinya mungkin bagi yang tidak paham bisa berpendapat demikian,” ucap Heri Susanto terkait pandangan Sutiyono, 30-11-2021.

Tetapi, lanjut Heri Susanto, data SID yang diinformasikan sangat bervariasi dan banyak, diantaranya adalah program/kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah desa.

Selain informasi program / kegiatan pembangunan kalurahan, secara detail SID juga berisi informasi RTLH, Jambanisasi, data UMKM dan lain sebagainya.

Kalau program / kegiatan tersebut tepat guna dan tepat sasaran tentu hasilnya juga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Jadi manfaat/benefit SID harus dilihat secara komprehensif dan berkesinambungan, sehingga program/kegiatan yg tepat dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus menurunkan angka kemiskinan,” tegasnya.

Diminta menjelaskan prediksi turunnya angka kemiskinan di Gunungkidul hingga tahun 2024, Wakil Bupati menjawab tegas dan optimis.

“Insyaallah kami berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan hingga akhir 2024 minimal di kisaran 5% atau 7 %,” pungkasnya. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.