WONOSARI-SABTU PON | Peristiwa apes yang dialami Nurul Huda (43) warga Siraman 3, RT/RW 01/03, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari membuat prihatin banyak pihak. Tidak terkecuali, Wakil Bupati (Wabup) Gunungkidul, Heri Susanto.
Heri menegaskan, dirinya tidak pernah menghubungi pihak manapun terkait penyaluran donasi bantuan.
Apabila, Heri berujar, ada pesan mengatasnamakan Wabup, dipastikan hal tersebut adalah hoax.
Dalam klarifikasi video singkat, orang nomor dua Gunungkidul ini menghimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap ulah oknum yang tidak bertanggungjawab.
“Sehubungan dengan banyaknya isu yang beredar di tengah masyarakat terkait pemberitaan bohong atau hoax yang mengatasnamakan Wakil Bupati sebagai penyalur donasi untuk pembangunan masjid, bersama ini saya sampaikan, yang pertama, bahwasanya telephone atau pesan singkat yang telah beredar di tengah-tengah masyarakat yang mengatasnamakan Wakil Bupati sebagai penyalur donasi pembangunan masjid adalah tidak benar atau hoax,” ungkap Heri Susanto.
“Yang ke dua, saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk senantiasa berhati-hati, waspada, dan tentunya jangan mudah percaya apabila ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, baik mengatasnamakan pejabat publik, pejabat politik, atau pejabat lainnya yang untuk memberikan bantuan, sebaiknya untuk diklarifikasi terlebih dahulu secara intent secara mendalam untuk memastikan bahwa hal tersebut tidak benar atau benar adanya,” tambahnya, Jumat, (07/05/2022).
Sementara itu, Kasubag Komunikasi Pimpinan, Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan dan Rumah Tangga Setda Gunubgkidul, Sumarno turut prihatin atas kejadian apes yang menimpa Nurul Huda salah satu warga Siraman 3, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari yang telah menderita kerugian lantaran kehilangan uang sebesar tujuh juta rupiah akibat ulah penipu dengan mengatasnamakan Wabup Gunungkidul.
“Kami juga menghimbau yang ke sekian kalinya setelah beredarnya isu tersebut bahkan setelah ada dua korban, bahwa masyarakat agar lebih jeli, memilih, memilah apapun informasi yang masuk, supaya tidak menjadi korban berita yang tidak benar, sekali lagi agar masyarakat setidaknya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait sebelum melakukan transaksi,” tegas Sumarno.
Terpisah, Jagabaya Kalurahan Siraman, Sudarmadi menjelaskan, terkait peristiwa penipuan yang menimpa Nurul Huda salah satu warga Siraman 3, Kalurahan Siraman, saat ini telah dilaporkan dan ditangani oleh Satreskrim Polres Gunungkidul.
“Telah kita laporkan ke Polres Gunungkidul, semoga pelaku segera tertangkap sehingga tidak membuat resah masyarakat serta dan jatuh korban lebih banyak,” tutup Sudarmadi. (Agus SW)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…