WONOSARI, MINGGU WAGE-Wisata Karst Ngingrong terletak di Desa Mulo, Kecamatan Wonosari terlihat berbeda dari hari biasanya. Minggu pagi (25/03), Ngingrong dipadati pedagang yang menjajakan makanan tradisional khas Gunungkidul. Bertujuan untuk mempromosikan wisata Karst Ngingrong, guna mendongkrak kunjungan wisatawan.
Ketua panitia dalam kegiatan tersebut yakni Oktiawan Setya Budi mengatakan bahwa, kegiatan pasar tradisional tersebut sudah berjalan selama 8 kali dan dilaksanakan setiap Minggu pagi.
Para pedagang pun berasal dari masyarakat setempat dengan konsep pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan kami ini mendapat dukungan dari Bupati Gunungkidul dan Pemerintah Provinsi. Rencananya kawasan Ngingrong bakal dibangun pasar tradisional guna mendukung potensi wisata disini,” jeals Oki Minggu (25/03).
Dia menambahkan, konsep wisata dengan dukungan pasar tradisional, dan memasarkan makanan khas Gunungkidul, di prakarsai oleh Pokdarwis yang di naungi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) desa Mulo, Kecamatan Wonosari.
“Saat ini memang kami murni memberdayakan masyarakat dari segi pendanaan, namun kami juga berharap rencana pembangunan pasar tradisional oleh Pemerintah Provinsi bisa terealisasi sehingga dapat mendukung kegiatan masyarakat yang menjadi pelaku wisata disini,” pungkasnya.(fajar)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…