ZIONIS VS PALESTINA PERANG ABADI

1245

KAUM zionis (Israel) tidak akan pernah berhenti menghajar bangsa Palestina. Mereka memang tertulis untuk saling bermusuhan. Darah mengalir seperti peristiwa Habil dan Qabil tidak satu bangsa pun yang sanggup menghentikannya.

Joe Biden Presiden Amerika Serikat sewaktu masih dalam masa berkampanye memperebutkan kursi kepresidenan umbar janji akan menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Janji Biden mustahil terlaksana, karena orientasi Biden sebatas meraih simpati politik internal dan eksternal.

Tidak banyak yang menyadari apalagi mempercayai, bahwa di antara kedua bangsa itu perilakunya sudah ditetapkan, tidak akan bisa diubah oleh bangsa manusia.

Bakal terjadinya konflik Israel-Palestina yang berkepanjangan disebutkan secara simbolik di dalam Al-Qur’an.

Introduksinya berbunyi,” Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istrimu di dalam surga dan makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada di sana sesukamu. (Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini, nanti kamu termasuk orang-orang yang zalim!” (Al-Baqarah: 35).

Ketika Nabi Adam dan Istrinya terperdaya oleh syetan, maka sanksi dan perintah Allah SWT cukup tegas, “Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan.” (Al-Baqarah: 36).

Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain adalah isyarat untuk konflik politik Israel-Palestina.

Pemimpin negara di dunia sehebat dan sekaya apapun pun tidak bakalan mampu menyelesaikan pusaran perang di antara mereka.

Fakta politik, energi dunia terkuras untuk tarik ulur kejahatan kemanusiaan di jalur Gaza.

Indonesia mau ikut melaksanakan ketertiban dunia? Menertibkan negeri sendiri saja masih kedodoran.(Bambang Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.