SEMIN – Rabu Pon | Keajaiban terjadi di Padukuhan Widoro Lor, Desa Bendung, Kecamatan Semin. Suyadi warga Garotan 01/07, Desa Bendung, Kecamatan Semin mengebor tanah di ladang kering dan tandus. Pada kedalaman 60 meter, air menyembur dari perut bumi tanpa henti.
Puluhan bahkan ratusan orang setiap hari datang ke lokasi ladang Suyadi, untuk melihat fenomena tersebut.
VIDEO TERKAIT :
Laksana ketiban ndaru, demikian pepatah orang Jawa mengatakan, di tengah musim kemarau panjang serta kondisi alam Semin yang sebagian besar susah air, Suyadi menemukan sumber air melimpah di area ladang tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Kepada infogunungkidul, Suyadi menyampaikan, keinginan membuat sumur bor di area tegalan telah lama ia pendam, karena terbentur dana, selama 2 tahun niatan tersebut belum dapat dia laksanakan.
Senin, (19/08/2019) menjadi hari keberuntungan bagi Suyadi dan warga sekitarnya. Pukul 10.00 WIB, Suyadi mengantarkan tukang pembuat sumur ke ladang, yang terletak di perbatasan Padukuhan Garotan dan Widoro Lor Desa Bendung Kecamatan Semin.
“Saya tunjukkan lokasi pengeboran kepada tukang. Setelah dibor selama tiga jam, air keluar dari dalam tanah,” ungkap Suyadi, Rabu, (21/08/2019).
Melihat kejadian tersebut, dengan rasa haru dan bangga Suyadi meminta agar pengeboran dihentikan sementara waktu. Setelah ditunggu 1 jam kemudian, air tidak surut namun justru semakin kencang dan jernih alirannya.





