Ngebor Tanah 60 Meter, Air Mancur Tanpa Henti

4362

“Saya tunggui sampai malam di ladang, ternyata air tetap memancar dengan sendirinya tanpa bantuan alat sampai saat ini ,” terang Suyadi.

Lebih lanjut dia menyampaikan, malam hari sebelum dilaksanakan pengeboran sumur,  Suyadi berdoa memohon petunjuk pada Tuhan agar cepat mendapat sumber air yang melimpah. Dirinya merasa prihatin akan kondisi petani di tempatnya, setiap kali kemarau panjang tanah tegalan garapan para petani kering dan gersang tidak bisa dimanfaatkan.

VIDEO TERKAIT :

“Ini berkah untuk semua, silahkan warga sekitar bila akan menggunakan air ini baik untuk pertanian atau kebutuhan minum sehari-hari, tidak usah membayar. Yang penting kita syukuri dan mari kita rawat dan jaga,” jelas Suyadi.

Sementara itu, Hadi Siswanto warga Padukuah Garotan 02/03 Desa Bendung,  yang memiliki ladang dekat milik Suyadi menyampaikan, ditemukannya sumber air tersebut akan membawa dampak kemajuan ekonomi bagi para petani sekitar.

“Ladang saya berdampingan dengan milik Pak Yadi, semoga airnya lancar selamanya. Nanti kita bisa membuat sawah, sehingga setahun tidak hanya panen sekali tetapi bisa dua atau lebih,” ungkap Hadi.

Senada dengan Hadi, warga lainnya Sudarto Wahab, warga Padukuhan Dringo 01/08, Desa Bendung menyampaikan, adanya sumber air kedalaman 60 meter  milik Suyadi akan berdampak kesejahteraan bagi warga Desa Bendung secara luas.

“Ini berkah dari Tuhan. Wilayah Semin selama ini dikenal tandus kurang air, tetapi saat ini ditemukan sumber mata air besar. Semoga airnya dapat dikelola dengan baik untuk pertanian maupun kebutuhan rumah tangga. Kita semua wajib menjaga dan merawatnya,” tutup Sudarto. (ag)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.