WONOSARI – Kamis Pon | Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul mengadakan kegiatan pemilihan Awak Angkutan Umum Teladan (AKUT) tingkat Kabupaten tahun 2019, Rabu, (13/11).
Dalam pemilihan AKUT tersebut, telah ditetapkan tiga sopir (Juru Mudi) AKUT terbaik. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Selain itu, juga untuk memberikan pelayanan yang baik serta menjamin keselamatan serta kenyamanan penumpang umum.
VIDEO TERBARU :
Kepala Seksi Angkutan, Dishub Gunungkidul, Priyadi mengatakan, pemilihan AKUT rutin diadakan setiap tahun. Ini merupakan program dari pemerintah pusat yang diikuti seluruh kabupaten ataupun kota di seluruh provinsi yang ada di Indonesia.
“Sopir teladan ini, akan menjadi contoh untuk sopir angkutan lainnya yang ada di Gunungkidul,” katanya.
Para penyandang predikat sopir teladan mendapatkan hadiah berupa uang tunai, trophy dan sertifikat penghargaan.
Tiga sopir teladan yang berhasil menyisihkan 17 peserta sopir lainnya diantaranya, untuk juara satu dari perwakilan Angkudes, juara dua dari AKDP dan juara ketiga dari Angkudes.
Priyadi berharap, dengan kegiatan ini, para pengemudi angkutan umum tidak hanya handal tetapi juga tertib dan memahami dan mematuhi aturan berlalu-lintas dengan baik.
Sementara itu, salah satu peraih penghargaan AKUT terbaik, Alfian Febri, sopir AKDP mengungkapkan, ia senang dan bersyukur meskipun hanya meraih juara dua dalam pemilihan AKUT terbaik 2019 ini.
“Ini merupakan yang kedua kalinya saya ikut dalam pemilihan ini, namun baru pertama kali ini saya meraih juara,” ujarnya. (Red)






