Hasil Panen Jeruk Sunkist Gunungkidul Menurun, Pekebun Sulit Mendapatkan Pupuk

1273

SAPTOSARI-JUMAT PON | Setelah sebelumnya mampu menghasilkan panen jeruk Sunkist dan Keprok mencapai empat ton pada panen perdana, Ngatemi (55) petani asal Padukuhan Karanggunung Kalurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul merasa khawatir di musim panen tahun ini akan mengalami penurunan hasil panen.

Hal tersebut dikarenakan, sulitnya mendapatkan pupuk untuk perawatan kebun jeruk tersebut. Ngatemi membantu usaha anaknya dengan merawat kebun jeruk yang terletak di jalur wisata Pantai Ngeden, Saptosari, Gunungkidul.

“Saya merasa kesulitan mendapat pupuk, akibatnya seribu lima ratus pohon jeruk, ya seperti ini tidak jadi buahnya” kata Ngatemi, Senin, (18/01/2021).

Kendala yang dihadapi, ungkap Ngatemi, bahwa untuk perawatan pohon jeruknya hingga kini belum mendapat solusi sehingga musim tahun ini, Ngatemi merasa akan ada penurunan hasil panen.

Hal tersebut terlihat dari komdisi buah jeruk saat ini. Buah yang jarang-jarang tidak lebat seperti panen perdana tahun lalu.

Atas kendala yang dia hadapi, Ngatemi berharap, pemerintah melalui dinas terkait memberikan perhatian dan pendampingan sehingga keberadaan kebun jeruk Sunkist Gunungkidul dapat berkembang serta mampu bersaing dengan hasil jeruk luar. (Karyanto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.