Warga Krambilsawit Keluhkan RTLH 2019 Belum Terealisasi

1289

SAPTOSARI- Program RTLH dari pemerintah dinilai lamban oleh Mujimin (50) warga RT04/06 Padukuhan Ngodel Wetan, Kalurahan Krambilsawi, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Ia mengeluhkan bantuan bedah rumah yang dijanjikan sejak Bulan Juli 2019, hingga saat ini belum juga terealisasi.

Minggu (24/01/2021), Mujimin calon penerima bantuan RTLH, menyampaikan, sebelumnya pihaknya mendapat informasi dari pemerintah kalurahan setempat, bahwa akan menerima bantuan bedah rumah (RTLH). Ia pun selamjutnya dianjurkan melengkapi persyaratan.

“Seperti membuka rekening di Bank BPD DIY, dan menyiapkan kelengkapan material yang belum terdaftar seperti yang dianjurkan,” ungkap Mujimin, saat ditemui di kediamanya Minggu, (24/01/2021), pukul 09.00 WIB.

Lebih lanjut Mujiman bercerita, bahwa pada awalnya ia merasa seneng lantaran mendapat bantuan tersebut.

Sembari menunggu, Mujiman pun segera membuka rekening lantas menyiapkan bahan lain sesuai arahan.

“Seperti bambu untuk usuk menganyam besi sendiri, “tambahnya.

Hingga Bulan Januari 2021 ini, Mujiman berujar, bantuan yang diharapkan belum juga turun.

Diketahui, pada tahun 2019 lalu, tepatnya pada pertengahan tahun, dikatakan Mujiman, Pemerintah Kalurahan memberikan kabar terkait bantuan tersebut.

“Saya akan menerima bantuan RTLH dan diminta melengkapi data dan syarat-syarat. Namun sampai sekarang bantuan belum juga turun,” keluh Mujimin.

Di Padukuhan Ngondel Wetan, diinformasikan Mujimin, ada sekitar lima warga yang mendapat bedah rumah. Satu orang telah terealisasi, dan selesai dikerjakan.

“Empat orang itu kok belum turun termasuk bantuan saya itu yang belum turun. Saya juga sudah diberi rincian bahan mulai dari batako, semen dan lain-lain di surat selebaran itu tapi juga dikumpulkan lagi ke Pak Dukuh,” pungkas Mujiman (Karyanto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.