Pemeriksaan Kendaraan Di Hargodumilah, Puluhan Orang Terjaring Rapid Test Antigen

2434

PATUK-JUMAT WAGE | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk ke Kabupaten Gunungkidul, pada Jum’at (12/02/2021) pagi. Puluhan kendaraan berplat luar DIY pun terjaring razia dalam pemeriksaan rapid test antigen yang dilakukan.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Didik Purwanto mengatakan bahwa, di perbatasan pintu masuk Tugu Kabupaten Gunungkidul Hargodumilah merupakan salah satu pintu masuk wisatawan yang menjadi perhatian dari pemerintah mengingat titik tersebut adalah pintu utama kendaraan melintas.

“Banyak dari warga luar daerah melintas. Oleh karena itu, Polda DIY menjadi titik untuk melakukan rapid test antigen,” kata Didik, pada Jum’at (12/02/2021).

Didik mengatakan, setiap kendaraan yang melintas dari luar daerah diminta untuk menunjukkan surat rapid test antigen yang telah menunjukkan hasil antigen negatif. Namun, jika tidak bisa menunjukkan surat tersebut, maka pihaknya pun langsung melakukan rapid test di tempat bersama Tim Dokter Kesehatan Polda DIY.

Hasil rapid test tersebut bisa langsung diketahui dalam 15 menit. Ketika nanti warga yang dirapid test tersebut ternyata positif maka diminta untuk kembali untuk putar balik.

Menurutnya, rapid test antigen akan dilakukan kepada 100 orang setiap hari. Rencananya, pemeriksaan akan dilakukan sampai hari Minggu (14/2/2021) mendatang.

“Hanya saja, pantauan di lapangan, untuk rapid test antigen kali ini memang tidak semua warga luar daerah yang menjadi sasaran. Setiap rombongan, petugas hanya mengambil sampel saja yaitu pengemudi saja,” ujarnya.

Didik menambahkan, kendaraan umum seperti bus kecil ataupun besar yang membawa rombongan tidak dihentikan untuk diperiksa. Menurutnya, kendala medan yang berada di perbukitan mengakibatkan para pelintas kesulitan memarkir kendaraan mereka.

Sementara itu, Suroto, warga Grabak Kalurahan Magelang yang kedapatan tak membawa surat dan terpaksa mengikuti rapid tes antigen mengaku di sengaja berkunjung ke Gunungkidul untuk takziah saudaranya yang meninggal di Kelurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo.

“Saya tidak mempunyai surat rapid test antigen karena belum mengetahui jika perjalanan luar kota harus membawa surat tersebut, tapi juga alhamdulillah, setelah mengikuti rapid test antigen hasilnya ini negatif sehingga di perbolehkan memasuki kawasan Gunungkidul,” ucap Suroto. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.