WONOSARI-JUMAT PAHING | Memasuki pertengahan bulan April 2021, peristiwa Gantung Diri di Kabupaten Gunungkidul telah terjadi sebanyak 16 kali. Karbinah (82) warga Padukuhan Wunung, 03/02, Kalurahan Wunung, Kapanewon Wonosari, nekat mengakiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali tampar plastik di blandar dapur.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, ketika Sumilah (48) anak korban bermaksud membangunkan Karbinah untuk sahur. Karena rumah korban dengan anaknya terpisah Sumilah mendatangi rumah korban. Ketika Sumilah membuka pintu dapur, dirinya terkejut melihat ibunya dalam kondisi gantung diri di dapur.
“Sumilah kemudian memberitahukan kepada suaminya Wagino,” ungkap Kapolsek Wonosari Kompol Mugiman, Jum’at (16/04/2021) siang.
Mengetahui kejadian tersebut, Sumilah bersama suami memberitahukan kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian ke Polsek setempat. Petugas yang mendapat laporan kemudian menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan korban, tidak ditemukan adanya kekerasan pada tubuh korban.
“Kami mendapat laporan pada pukul 04.15 WIB, sehingga petugas dan medis langsung ke lokasi dan melakukan pemeriksaan,” jelas Mugiman.
Menurut keterangan dari keluarga korban, Karbinah belum lama ini mengeluh sakit kepalanya. Diduga korban melakukan bunuh diri lantaran penyakit yang ia rasakan.
“Sudah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Mugiman. (Heri)






