Penyulingan Perdana Minyak Kayu Putih di Sendang Mole, Gubernur DIY Tinjau Lokasi

2326

WOONOSARI-SENIN KLIWON | Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau pabrik penyulingan minyak kayu putih di Kalurahan Gading, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul pada Senin (19/04/2021) siang.  Penyulingan minyak kayu putih ini perdana di lakukan di Pabrik Minyak Kayu Putih Sendang Mole.

Dalam acara tersebut, Bupati Gunungkidul Sunaryanta juga mendampingi peninjauan, tak hanya Bupati saja, Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Wiratno turut hadir.

Sebanyak 18 ton daun Kayu Putih diolah dalam sehari. Adapun prosesnya dilakukan dengan 3 alat pengolahan penyulingan. Proses ini tiap selama 8 jam dapat mengolah 6 ton bahan baku.

“Ada 3 mesin penyulingan, setiap 1 mesin berkapasitas 2 ton bahan baku,” kata Rusidi, Kepala Pabrik Minyak Kayu Putih Sendang Mole, Senin (19/04/2021) siang.

Rusidi mengatakan, bahan baku daun kayu putih sendiri berasal dari Gunungkidul sendiri. Persisnya diambil dari kawasan hutan rakyat milik negara atau Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Proses penyulingan sepenuhnya melibatkan warga sekitar sedikitnya  40 karyawan pabrik bekerja setiap harinya selama 24 jam dengan pembagian dua shift (giliran).

“Kerjasama dengan warga ini kami jadikan Program Asa di Bukit Seribu (Sewu), sebagai bagian dari pemberdayaan,” kata Rusidi.

Sementara, Sultan HB X mengatakan bahwa, program penyulingan minyak kayu putih Sendang Mole ini berpotensi untuk dikembangkan lagi. Selain 40 karyawan, terdapat 12 ribu tenaga yang membantu penanaman Pohon Kayu Putih di Kabupaten Gunungkidul.

Menurutnya, kerjasama ini sangat berdampak positif pada kesejahteraan warga setempat. Sebab hasilnya tak hanya dirasakan oleh karyawan dan tenaga yang terlibat, tetapi juga keluarga mereka.

“Jangan sampai produksinya menurun, sebisa mungkin ditingkatkan lagi,” katanya. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.