Petani Panen Bawang Merah, Tengkulak Permainkan Harga

1146

WONOSARI, RABU PON – Kelompok Tani Sido Maju, Sedyo Makmur dan Ngudi Raharjo, Desa Pulutan Kecamatan Wonosari panen bawang merah. Harga jual rendah, diduga karena tengkulak bermain.

Lahan bawang merah di Bulak Timur Padukuhan Ngaliyan Desa Pulutan seluas 5 hektar (ha). Petani memanen bawang merah disaksikan Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul,  Muspika Wonosari, dan Pemerintah Desa Pulutan, (4/9).

Miyanto Sekretaris Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Pulutan menjelaskan,  panen tahun 2017,  melimpah. Di sisi lain, petani  mengeluh karena harga bawang merah anjlok tajam.

Menurut Miyanto, petani Desa Pulutan tahun 2018, panen bawang merah sebanyak 17.948 kg.

“Harga normal Rp 18 ribu/kg, tetapi saat panen, anjlog ke angka Rp 8 ribu/kg,” jelasnya.

Dia berharap, pemerintah melalui dinas terkait menentukan kebijakan harga bawang merah. Tujuannya, agar kesesjahtraan petani meningkat.

“Dalam hal ini, perlu ada aturan, supaya tengkulak tidak mempermainkan harga,” pintanya. (Ag/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.