Ratusan Pedagang Tamkul Mendapat Bantuan Beras, Sunaryanta Ingin Makan Bersama Bila Pandemi Berakhir

1030

WONOSARI-RABU LEGI | Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta secara simbolis menyerahkan bantuan beras kepada perwakilan pedagang Taman Kuliner (Tamkul) Wonosari, Rabu, (18/08/2021).

Dari 204 pedagang yang menempati Taman Kuliner hanya 105 orang yang mendapat bantuan beras, sementara pedagang lainya telah mendapatkan bantuan lain. Sunaryanta berharap, bila pandemi telah berakhir, Bupati akan mengajak makan bersama di Taman Kuliner.

Diketahui bantuan beras tersebut dari Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul sebagai bentuk kepedulian dan bukti hadirnya Pemerintah Daerah untuk warga masyarakat yang terdampak pandemi. Kepada penerima bantuan, Sunaryanta berpesan agar di syukuri dan dapat bermanfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan, untuk pertama kalinya sejak menjabat dirinya hadir secara langsung di Taman Kuliner. Selain itu, lanjut Sunaryanta, bahwa pandemi yang sampai saat ini belum berakhr membawa dampak di seluruh sektor tidak hanya di wilayah Kabupaten Gunungkidul tetapi juga berdampak di seluruh Indonesia dan dunia.

Lebih lanjut Sunaryanta berharap, agar pandemi segera berakhir sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali normal dalam segala bentuk kegiatan dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah.

“Silahkan dimanfaatkan, semoga memberikan manfaat bagi penerima” ungkap Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, S.Sos, MH mengatakan, kegiatan pemberian bantuan ini sebagai upaya pemerintah meringankan beban kepada pedagang yang menempat di Taman Kuliner Wonosari.

Senada dengan Bupati, Johan juga menyampaikan, selama mada pandemi kegiatan ekonomi di Taman Kuliner hampir tidak ada kegiatan. Hal tersebut tentunya menjadi keprihatinan semua pihak.

Ditambahkan Johan, keberadaan Taman Kuliner diawali dari adanya pedagang kaki lima yang berada di sekitar kota Wonosari. Oleh Pemerintah Daerah di akomodir dengan diberikan satu tempat yang dikenal dengan sebutan Taman Kuliner.

“Keberadaan Taman Kuliner ini sangat membantu dan bahkan menjadi daya tarik tersendiri yang terus berkembang,” tutup Johan. (Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.