Pencarian Satu Orang Hanyut di Sungai Oyo Terus Dilakukan oleh Tim SAR Gabungan

1281

WONOSARI-MINGGU PAHING | Suseno (63) warga Padukuhan Jatirejo, RT 01/RW 05, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, hanyut terseret arus Sungai Oyo di Padukuhan Gatak, Kalurahan Gari, Minggu (07/11/2021) sekitar pukul 14.30 WIB. Meskipun upaya pencarian telah dilakukan dengan mengerahkan petugas gabungan, namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto menjelaskan, sebelum peristiwa terjadi, Suseno bermaksud pulang usai menggarap lahan pertaniannya yang berlokasi di seberang Sungai Oyo. Saat menyeberang di Bendungan Sungai Oyo, korban terpeleset dan jatuh.

“Karena derasnya arus Sungai, korban terseret arus,” ungkap Suryanto.

Saat kejadian tersebut, dijelaskan Suryanto, korban dilihat oleh saksi mata yakni Beni dan beberapa orang yang saat itu sedang macing.

“Saksi mata kejadian segera minta tolong agar diambilkan pelampung untuk mencari korban. Atas inisitif warga, kejadian tersebut segera dilaporkan petugas,” jelas Suryanto.

Ditambahkan Suryanto, sesaat kemudian relawan SAR, BPBD, TAGANA dan Pihak Polsek Wonosari dibantu warga segera melakukan upaya penyisiran dan pencarian korban.

“Para relawan telah menelusuri bantaran sungai sampai di jembatan perbatasan Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari dan Kalurahan Gading, Kapanewon Playen. Petugas juga terus melakukan koordinasi karena saat ini arus Sungai Oya masih cukup deras. Hingga saat ini korban belum dapat kita temukan,” tambah Suryanto.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L. Wahyu Efendi mengatakan, Basarnas Yogyakarta memberangkatkan 1 Tim Rescue dari Pos Basarnas Gunungkidul yang dilengkapi peralatan water Rescue.

Sesampainya di lokasi kejadian Tim Rescue Pos Basarnas Gunungkidul langsung melakukan kordinasi dengan potensi SAR yang sudah terlebih dahulu tiba di TKP.

“Sampai malam ini Tim SAR Gabungan belum menemukan korban. Diketahui saat kejadian, arus sungai cukup deras dan debit air cukup tinggi, sehingga korban hanyut terbawa arus sungai,” ujar L. Wahyu.

Guna mendukung dan memperlancar upaya pencarian korban, petugas gabungan berencana membuat posko dan dapur umum di sekitar lokasi kejadian tempat korban hanyut. (Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.