WONOSARI, MINGGU PON-Dihitung mundur dari 9 Desember 2018, Pemilu Serentak tinggal 129 hari. Ari Siswanto, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul mentarget 6 kursi, dua (2) kursi diantaranya dibebankan ke Dapil Gunungkidul 5, nilainya 300% lebih.
Pemilu 2014 partai besutan Tifatul Sembiring, mantan aktivis kampus ini, untuk DPRD Gunungkidul memiliki 5 kursi. Tidak berlebihan pada Pemilu 17 April 2019 PKS berharap menjadi 6 kursi.
Dapil Gunungkidul 1, 2, 3, dan 4, harapannya tetap bertahan di 1 kursi, sementara Dapil Gunungkidul 5, dua orang calon legislator digadang lolos memasuki gedung parlemen.
Untuk memenangkan perebutan kursi, tujuh kader PKS Dapil Gunungkidul 5 bersepakat, masing-masing mengantongi 2.000 sura.
“Saya, selaku petahana minimal harus mengumpulkan 5.000 suara,” ujar Ari Siswanto (9/12).
Ari Siswanto, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul
Menambah 1 kursi, sepintas terlihat ringan, padahal sesungguhnya berat. Tanpa kerja ekstra keras hal tersebut agak sulit terpenuhi.
Merujuk perolehan sura Pemilu 2014, PKS meraih dukungan 5.083, terdiri dari suara partai sebanyak 1.334 dan suara 6 caleg sebesar 3.479.
Pada pemilu serentak 2019, Ari Siswanto mematok target perolehan suara sebesar 19.000, naik 300,73%. (Agung)













