Bupati Gunungkidul Ngarit Di Bulak Randu Alas

1789

WONOSARI-SELASA PAHING | Panen padi awal tahun 2022 membuktikan bahwa Kabupaten Gunungkidul memang daerah surplus beras. Pertanian menjadi sektor yang bisa bertahan pada masa pandemi covid-19 sehingga perlu kerja sama semua pihak untuk memajukan sektor pertanian.

“Pemerintah daerah mendukung upaya yang dilakukan masyarakat Karangrejek. Petani mampu berswadaya membiayai pertanian baik tanaman pangan maupun bawang merah dan cabai sehingga meningkatkan ketahanan pangan,” demikian sambutan Bupati Gunungkidul Haji Sunaryanto mengawali panen perdana padi di Gunungkidul.

Bulan Februari 2022 Gunungkidul memasuki panen palawija jagung dan kacang kacangan berikutnya memasuki panen raya padi.

Panen raya pertama dilakukan Bupati Gunungkidul dilaksanakan bersama poktan Guyub padukuhan Karangduwet 2, Kalurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari bertempat di bulak Randu Alas.

Mendampingi Bupati panen raya Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Danramil Wonosari, Kapolsek Wonosari, Lurah Desa Karangrejek, serta Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho.

Lurah Karangrejek mewakili kelompok tani Guyub dalam laporannya menjelaskan potensi lahan di Karangrejek adalah 250 hektar.

Selain padi di musim tanam pertama dan kedelai atau kacang tanah di musim tanam kedua juga dibudidayakan bawang merah dan cabai pada bulan Mei di musim tanam ketiga.

“Hasil ubinan padi saat ini mencapai 8,64 ton per hektar Gabah Kering Panen. Pendapatan kotor tanaman padi mencapai 43 juta rupiah per hektar. Dihitung biaya produksi 16 juta rupiah per hektar, maka pendapatan bersih petani adalah 27 juta rupiah per hektar,” terang Lurah Karangrejek.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Rismiyadi SP, MP. menjelaskan bahwa berdasar data, luasan tanam padi di musim pertama tahun 2022 47.925 hektar. Saat ini telah panen 4.678 hektar baik padi gogo maupun padi sawah tadah hujan.

Harapannya pada akhir Febuari sampai awal Maret 2022 telah dipanen seluruhnya dan siap memasuki musim tanam kedua.

Selain panen padi juga dilaksanakan peresmian Jalan Usaha Tani menuju lahan pertanian Karangrejek sepanjang 250 meter.

JUT, terang Kepala Dinas Pertanian Pangan, mempermudah akses para petani dalam pengangkutan produksi pertanian. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.