LEBARAN 2022 Pemda Gunungkidul tidak terlihat membuka layanan pasar pertanian untuk kelas kaum dhuafa. Sementara peluang untuk itu cukup besar, mengingat jumlah warga miskin masih sekitar 138 ribu orang lebih.
Indonesia merupakan negara agraris berkombinasi dengan negara maritim karena faktanya di Indonesia berjajar pulau pulau dari Sabang sampai Merauke.
Dari tiga puluh empat propinsi, 416 kabupaten dan 48 Kota, yang berani menyongsong Lebaran tahun 2022 dengan membuka pasar pertanian untuk melayani warga kelas menengah ke bawah hanya satu, yakni Papua.
Kabupaten Gunungkidul, yang 2021-2026 memprioritaskan pembangunan pertanian tidak ada inisiatif seperti Papua, padahal pasar pertanian bagian dari pelayanan masyarakat, minimal agar
pasar tradisional dan pasar moderen tidak berjubel.
Tujuan lain pasar pertanian seperti yang diunggah di Facebook oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia adalah guna mengantisipasi kenaikan harga sembako pada masa prepegan menjelang lebaran.
Organisasi Pemerintah Daerah yang paling signifikan untuk Gunungkidul adalah Dinas Pertanian Pangan, sehingga menyongsong Lebaran 2023 dan seterusnya perlu dipikirkan bagaimana Pasar Pertanian bisa diselenggarakan di 18 Kapanewon, syukur di 144 Desa.
Dinas Pertanian Gunungkidul bisa menganggarkan pada rencana kerja, yang dibahas bersama DPRD saat APBD disodorkan ke meja Dewan.
Kalau tidak dilakukan oleh Pemda, 144 Desa itu punya duit asal ADD. Bila sebagian dialokasikan untuk membuka pasar pertanian duitnya bertambah, warga kaum dhuafa terlayani. (Bambang Wahyu)













