BALIHO KETUA DPRD GUNUNGKIDUL DIANGGAP TIDAK ELEGAN

5086

MENYONGSONG hari raya Idul Fitri 2022 Ketua DPRD Gunungkidul begitu yakin numpang lewat melalui baliho besar meminta maaf kepada masyarakat.

Jangan mengaku politisi hebat jika tidak berani bikin baliho nyleneh. Salah tetapi mlampah. Yang penting komunikasi lancar, pelaku mudeng artinya.

Mencermati komunikasi lisan berbahasa Jawa nggodhok wedang itu tidak pas, tetapi banyak diucapkan. Padahal yang tepat adalah nggodhok banyu dinggo gawe wedang.

Tidak masalah dan tidak dilarang, yang utama adalah bahwa pengucap dan pendengar sama-sama tahu.

Ketua DPRD Gunungkidul menggandeng Lurah Sawahan Kapanewon Ponjong mengucapkan Selamat Idul Fitri dengan baliho merah sesuai warna khas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Apanya ada yang salah? Tidak ada. Hanya perlu diberi catatan bahwa foto Ketua DPRD Gunjngkidul bersandingan dengan Lurah Sawahan itu terkesan dipaksakan.

Lurah se Gunungkidul jumlahnya 144. Mengapa tidak semua foto mereka dipasang mendampingi Ketua DPRD Gunungkidul di berbagai tempat supaya lebih elegan.

Ketua DPRD Gunungkidul bukan hanya milik PDIP, tetapi milik lurah, bahkan milik seluruh warga, karena dia merupakan simbol kekuasaan rakyat se Gunungkidul dalam hal pengawasan terhadap Eksekutif.

Baliho besar yang dipasang oleh Ketua DPRD Gunungkidul dengan cagak permanen itu mencerminkan PDIP sedang panik menghadapi Pemilu serentak Rabu Pon 14-2-2024. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.