Lagi-Lagi Diduga Depresi, Warga Gunungkidul Gantung Diri

980

NGAWEN-RABU LEGI | Warga Padukuhan Buyutan, Kalurahan Watusigar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (19/03/2024).

H (60) bunuh diri menggunakan seutas tali tampar di blandar kandang ternak sapi pukul 20.15 WIB.

Dibenarkan Kapolsek Ngawen, AKP Sofyan Susanto. Melalui keterangan tertulisnya pihaknya menjelaskan, bahwa pertama kali peristiwa tersebut diketahui oleh salah satu kerabat korban.

Pada sekitar pukul 20.15 WIB, tulis Sofyan, kerabat korban mencoba mencari keberadaan H. Menurut kebiasaan pada setiap jam yang sama korban menonton televisi di ruang keluarga.

Sementara saat itu, kerabat korban melihat pintu belakang rumah, dalam keadaan terbuka, namun kandang sapi dalam kondisi gelap lantaran lampu penerangan belum menyala.

“Setelah lampu dinyalakan, saksi mendapati H sudah dalam posisi menggantung dengan leher terjerat tali jemuran yang diikatkan di blandar,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, lebih lanjut diungkapkan Sofyan, saksi lantas mencari pertolongan warga sekitar dan mencoba memotong tali dengan harapan nyawa korban masih dapat diselamatkan.

“Kondisi badan korban memang masih hangat, namun sayangnya nyawa korban tidak dapat tertolong,” imbuhnya.

Kejadian tersebut, Sofyan berujar, lantas dilaporkan ke Mapolsek Ngawen guna penanganan lebih lanjut. Tidak berselang lama anggota Polsek Ngawen bersama Tim Puskesmas Ngawen 1 tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” pungkasny.

Sementara dari keterangan beberapa warga, korban diduga bunuh diri lantaran depresi akibat sakit yang dideritanya.

(Sry)

Disclaimer: Informasi ini bukan bertujuan menginspirasi orang lain/siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Jika mengalami tanda-tanda depresi dengan kecenderungan pemikiran untuk mengakhiri hidup, sebaiknya segera melakukan konsultasi psikolog, atau psikiater.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.