GUNUNGKIDUL – MINGGU WAGE | Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, S.E.,DBA.,M.M., kembali mengingatkan fungsi media sebagai mitra strategis yang sejajar dengan pemerintah dan parlemen dalam menyuarakan kepentingan publik. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam konteks kolaborasi untuk pembangunan daerah, pembentukan karakter sosial, dan penguatan demokrasi, Minggu (01/02/260) sore.
Dalam kapasitasnya, demikian Joko menjelaskan, media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan sebagai pengawas yang aktif, menyuarakan kepentingan masyarakat luas, dan mengedukasi publik terkait isu-isu yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari.
“Harus berdiri sebagai entitas yang terhormat dan mandiri, media memiliki tanggung jawab untuk menegur dan mengingatkan pemerintah ketika diperlukan,” kata Joko saat berbincang dengan IG, Minggu sore.
Dengan mengkritisi kebijakan, Joko berujar, media justeru dapat memberikan masukan yang konstruktif, sehingga insan media harus berperan aktif dalam memastikan akuntabilitas pemerintah, serta melindungi kepentingan dan hak-hak masyarakat.
“Dalam hal ini, media menjadi jembatan komunikasi antara rakyat dan penguasa, memastikan bahwa kebijakan yang diambil mendengarkan aspirasi masyarakat luas,” ujarnya.
Dengan profesionalisme dan integritasnya, Joko juga berharap, media seharusnya turut berkontribusi agar tercipta demokrasi yang sehat di Gunungkidul, di mana transparansi dan partisipasi publik menjadi pilar utama dalam pembangunan bangsa.
Penulis: Akbar NHS
Editor: HRD
Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/













